Sabtu, 03 Mei 2014

sepenggal hujan di jalan raden intan

apa yang kamu rasakan
ketika sore hujan
di sepanjang jalan
daun daun berguguran


apakah kamu masih mengingatnya
atau kamu sengaja melupa
tentang itu semua

karna keyakinanmu yang bagimu nyata
untuk tidak mengingatnya
sebab dengan tidak mengingatnya

kau akan bisa menemu dirimu
pada catatan catatan yang kau buat
di setiap malam menjelang bulan yang susut

semua telah menjadi maumu
apa saja yang pada akhirnya
kau mau

meski setengahnya kau masih ingin mengingatnya
namun bengal buatmu adalah sebuah pilihan
dan kau selalu bersamanya

sampai batas yang di tentukan
pada mana kau akan tahu
dari mana dan akan kemana

semua yang terlewat itu
(angin kosong, hujan mereda, suara kereta di kejauhan)



tanka april 2014
rumah bonsai kopi dan puisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar